Candi Muara Takus termasuk candi agama Budha. Hal ini bisa dilihat dengan keberadaan stupa dalam arsitekturnya. Candi ini merupakan candi tertua yang pernah ditemukan di Sumatera dan merupakan peninggalan Kerajaan Sriwijaya yang pernah mendominasi Indonesia dan menjadi pusat pengaruh agama Budha di Indonesia. Dikarenakan posisinya yang dekat dengan sungai Kampar Kanan, hal ini memungkinkan pelaut-pelaut kerajaan Sriwijaya melakukan kegiatan ritual di candi ini dahulu kala.
Terdapat 5 candi di kompleks Candi Muara Takus, yaitu: Candi Pengantin, Candi Tua, Candi Mahligai Stupa, Candi Bungsu, dan Candi Perangka. Di sekitar candi, terdapat tembok yang mengelilinginya. Untuk memasuki kompleks Candi Muara Takus ini, pengunjung diwajibkan membayar Rp 3.000 / orang. Jika diperhatikan, maka akan ada perbedaan warna dari batu yang digunakan untuk membuat Candi Muara Takus ini. Hal ini memang dikarenakan Candi Muara Takus dibuat dengan 3 jenis batu yang berbeda, yaitu: batu pasir, sungai, dan bata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Program Aku Cinta Indonesia ini didukung penuh oleh XL, Sinarmas, Nexian,
Garuda Indonesia, dan Optik Seis.
(tbs/tbs)











































