Agar Tak Terulang, Polisi Harus Tekan Kelompok yang Bertikai

Bentrok di Depan PN Jaksel

Agar Tak Terulang, Polisi Harus Tekan Kelompok yang Bertikai

- detikNews
Kamis, 30 Sep 2010 07:02 WIB
Agar Tak Terulang, Polisi Harus Tekan Kelompok yang Bertikai
Jakarta - Bentrokan yang terjadi di depan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) sebenarnya bukan hal baru. Karena peristiwa perang di jalan raya kerap terjadi khususnya di daerah Jakarta Pusat.

Kriminolog Universitas Indonesia, Prof Adrianus Meliala, menyarankan agar polisi menekan para kelompok yang bertikai agar kejadian serupa tidak terulang pada sidang berikutnya.

"Polisi sebaiknya melakukan kegiatan menekan mereka, seperti melakukan penangkapan dan penyidikan," ujar Adrianus kepada detikcom, Rabu (29/9/2010) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Adrianus, dengan adanya rekaman gambar saat terjadi peristiwa bentrok di Ampera tersebut polisi dapat dengan cepat mengidentifikasi para anggota kelompok yang bertikai. Diharapkan dengan adanya penangkapan, maka para anggota kelompok yang ada berpikir kembali untuk melakukan keributan kembali.

"Dengan penangkapan, ini akan membuat kelompok yang bertikai berhitung kembali untuk mengulangi aksi mereka," jelas Adrianus.

Adrianus menambahkan, polisi juga bisa menjadikan rekaman peristiwa antar dua kelompok tersebut sebagai alat barter. Tujuannya, kata Adrianus, juga untuk menekan dua kelompok yang bertikai agar tak kembali melakukan aksi saling serang kembali.

"Jadi menekan mereka yang ada dalam rekaman, apabila kembali melakukan kericuhan maka mereka akan langsung ditangkap dan dijadikan tersangka," tambah Adrianus.

Adrianus juga meminta agar polisi tidak bersikap definsif atas peristiwa ini. "Kalau polisi definsif lagi maka mereka akan datang lagi. Dan main lagi mungkin dengan massa lebih besar dan seakan jalan raya jadi arena mereka sehingga menimbulkan ketakutan," tukas Adrianus.

(ddt/irw)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads