Yusril Jangan Lempar Tanggung Jawab ke Megawati

Kasus Sisminbakum

Yusril Jangan Lempar Tanggung Jawab ke Megawati

- detikNews
Kamis, 30 Sep 2010 06:38 WIB
Yusril Jangan Lempar Tanggung Jawab ke Megawati
Jakarta - Mantan Menteri Kehakiman Yusril Ihza Mahendra meminta agar mantan Presiden Megawati Soekarnoputri diminta kesaksiannya dalam kasus dugaan korupsi Sisminbakum. Permintaan itu dianggap PDIP terlalu berlebihan.

"Kalau ada masalah, ya, seharusnya menteri bertanggungjawab. Jangan lepas tanggung jawab, melempar kembali tanggung jawab kepada presiden," kata Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo kepada detikcom, Rabu (29/9/2010).

Sepemahaman Tjahjo, memang benar setiap program departemen selalu dilaporkan oleh menteri dalam rapat kabinet serta merupakan keputusan kabinet. Namun, untuk urusan teknis, adalah tanggung jawab menteri terkait.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Menteri kan pembantu presiden, bukan presiden jadi bumper menteri-menteri dalam hal keputusan teknis misalnya. menurut saya kok berlebihan kalau sampai menteri-menteri meminta presidennya jadi saksi permasalahan teknisย  di departemennya saat menjabat," tutur Tjahjo.

Sebelumnya, Yusril yang telah ditetapkan dalam kasus Sisminbakum di Kementerian Hukum dan HAM meminta agar Megawati serta Presiden SBY dihadirkan sebagai saksi. Menurut Yusril, proyek sisminbakum yang dinilai merugikan negara Rp 420 miliar itu dimulai pada saat Megawati memimpin.

Yusril juga telah menyiapkan saksi-saksi mantan pejabat yang meringankan dirinya. Saksi-saksi tersebut antara lain mantan Wapres Jusuf Kalla dan mantan Menko Ekuin Kwik Kian Gie.
(irw/ddt)


Berita Terkait