103 Orang TKW Bermasalah Dipulangkan

Laporan dari Dubai

103 Orang TKW Bermasalah Dipulangkan

- detikNews
Selasa, 28 Sep 2010 23:21 WIB
103 Orang TKW Bermasalah Dipulangkan
Dubai - Pemulangan para nakerwan (TKW) bermasalah berhasil dilakukan berkat kerjasama dan bantuan Direktorat Perlindungan WNI dan BHI Kemlu, Ditjen Binapenta Kemnakertrans, BNP2TKI dan Konsorsium Asuransi TKI.

Hal itu disampaikan Konsul Jenderal RI Dubai Mansyur Pangeran kepada detikcom, Selasa (28/9/2010).

"Meskipun menghadapi banyak keterbatasan dan kendala, tapi berkat dukungan pihak terkait, kami berhasil membantu pemulangan total 160 orang TKW bermasalah yang berlindung di penampungan sementara KJRI Dubai," tutur Mansyur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Mansyur, secara bertahap KJRI Dubai selama periode 22/7 hingga 22/9/2010 berhasil menyelesaikan permasalahan dan memulangkan 103 orang TKW bermasalah. Sebelumnya pada periode 12/5 hingga 21/7/2010 juga telah berhasil dibantu pemulangan 57 orang TKW bermasalah ke tempat tinggal masing-masing.

"Alhamdulillah, akhirnya bisa kembali ke tanah air....," ujar Tiri binti Danta dengan gembira (21/09/2010).

Tiri, TKW asal Cirebon yang sempat menghuni penampungan sementara KJRI Dubai selama kurang lebih dua minggu, sebenarnya termasuk TKW baik, yang dapat menyelesaikan kontraknya selama 2 tahun.

Namun setelah kontrak kerja selesai, ternyata majikannnya enggan memproses pemulangannya, sehingga dia memutuskan melarikan diri ke KJRI Dubai untuk meminta bantuan.

Tiri binti Danta merupakan salah satu dari enam Nakerwan bermasalah di penampungan sementara KJRI Dubai, yang telah dibantu penyelesaian permasalahan dan kepulangannya oleh KJRI Dubai untuk keberangkatan pada 22/9/2010.

Pelik

Mansyur menjelaskan bahwa penanganan permasalahan TKW cukup pelik dan memerlukan kesabaran ekstra. Sebab selain prioritas memberikan perlindungan, pihaknya juga harus berurusan dengan berbagai pihak terkait di wilayah akreditasinya, terutama otoritas setempat.

"Oleh sebab itu saya berterimakasih dan sangat menghargai perhatian dari pemerintah pusat, sehingga permasalahan TKW di Dubai dapat terselesaikan secara komprehensif," ujar Mansyur.

Sebelum pemulangan, seluruh TKW bermasalah yang selama ini berada di penampungan sementara KJRI Dubai telah menjalani proses penyelesaian hukum dan administrasi dengan otoritas setempat, yakni kantor imigrasi dan kepolisian, juga dengan agen penyalur lokal dan majikan.

Dijelaskan bahwa dalam menangani problematika TKW itu, pihaknya mengedepankan bantuan mediasi dengan pihak agen penyalur lokal dan majikan agar para TKW bermasalah yang lari ke KJRI Dubai dapat dipekerjakan kembali dengan mencarikan majikan lain.

"Kasihan. Sebab pada dasarnya mereka butuh pekerjaan. Kita carikan alternatif-alternatif terbaik. Kalau semua opsi tidak memungkinkan, baru kita urus pemulangannya," terang Mansyur.

Lanjut Mansyur, sejak 12/5 sampai 22/9/2010, KJRI Dubai telah berhasil membantu sebanyak 246 TKW bermasalah sehingga dapat kembali bekerja.

Tinggi

Saat ini di wilayah kerja KJRI Dubai yang meliputi 6 emirat wilayah utara diperkirakan terdapat kurang lebih 80.000 WNI, di mana sebagian besar merupakan TKW berprofesi sebagai pekerja rumah tangga.

Walaupun telah diupayakan penyelesaian permasalahannya, namun jumlah TKW bermasalah yang menghuni penampungan sementara KJRI Dubai masih cukup tinggi, yakni sejumlah 106 orang.

Hal itu, tambah Mansyur, disebabkan karena jumlah TKW yang melarikan diri dari majikan selalu bertambah setiap harinya dan tidak sebanding dengan sumber daya yang dimiliki oleh KJRI Dubai.

Menurut Mansyur, meskipun menghadapi berbagai keterbatasan, KJRI Dubai terus berusaha meningkatkan Sistem Pelayanan Warga demi pelayanan dan perlindungan kepada WNI dan BHI yang bermasalah.

"Kami upayakan pelayanan terpadu yang bersifat cepat, tepat, murah, ramah, memuaskan, terbuka dan bertanggung jawab, melibatkan seluruh unsur di perwakilan RI di luar negeri dan instansi terkait di dalam negeri," demikian Mansyur.

(es/es)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads