Proses Pengambilan Jasad Tersangka Teroris Terhalang Masalah Dokumen

Proses Pengambilan Jasad Tersangka Teroris Terhalang Masalah Dokumen

- detikNews
Selasa, 28 Sep 2010 21:09 WIB
Jakarta - Salah satu tersangka teroris yang tewas dalam penembakan di Tanjung Balai, Medan pada Minggu 19 September lalu, Yuki Wantoro, masih berada di RS Polri Sukanto. Keluarga yang ingin mengambil jenazah mengalami kesulitan.

Surat serah terima dari Densus 88 pada keluarga belum diserahkan. Padahal semua proses otopsi sudah selesai dilakukan.

"Masalahnya, surat serah terima (jenazah) dari Densus itu belum selesai dan belum diberikan pada keluarga," kata kuasa hukum keluarga Yuki, Indro kepada wartawan di RS Polri Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (28/9/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pihak keluarga agak kecewa dengan kesulitan ini. Sebab, mereka sudah menunggu sejak Selasa siang tadi.

"Kita sebenernya sudah nunggu dari jam sebelas. Harusnya kan bisa cepat itu selesai jadi bisa dibawa pulang," ujarnya.

Menurutnya, masalah surat serah terima ini juga ditambah oleh keberadaan Densus di luar Jakarta.

"Mereka (Densus 88) kan sedang di Medan dan Padang, jadi tanda tangan suratnya itu diwakilkan. Mungkin itu yang membuat agak lama," ungkapnya.

Meskipun begitu, pihak keluarga akan tetap menunggu agar jenazah Yuki bisa dibawa hari ini.

"Kita tetap tunggu dan tampaknya memang malam ini akan dibawa," kata dia.

Yuki Wantoro rencananya akan dibawa ke rumah orang tuanya di kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah. Setelahnya jenazah akan dimakamkan di Pulokarto, Sukoharjo, Jawa Tengah.

(ayu/nwk)


Berita Terkait