"Ke depan, saya akan melanjutkan reformasi di tubuh TNI, termasuk percepatan penyelesaianan bisnis TNI. Sekarang sudah ada pengalihan bisnis, kita sudah bekerja, dan akan kita ikuti terus," kata Agus kepada wartawan usai dilantik sebagai Panglima TNI di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (28/9/2010).
Agus mengatakan, akan berusaha untuk mempercepat proses percepatan pengalihan. Namun, ia tidak bisa menentukan kapan proses ini kelar.
"Saya tidak bisa menargetkan, karena tidak terkait dengan TNI saja, tapi dengan institusi lain. Penyelesaiannya harus diselesaikan secara bersama-sama," ujar Agus.
Selain itu, Agus juga berjanji akan menjaga netralitas TNI. TNI hanya akan fokus pada upaya pembangunan kekuatan.
"Kita akan membangun sesuai kekuatan pokok minimum. Dan mengenai penanggulangan bencananya, akan kita tempatkan secara bertahap. Secepatnya kita akan bangun dalam waktu singkat," jelasnya.
(gun/nrl)











































