Informasi yang dihimpun menyebutkan, Minggu (26/09/2010) para nelayan ini minum minuman keras yang mereka beli di kawasan Lorong Kedatuan Laut, 12 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II Palembang. Mereka menikmati minuman tersebut dengan dicampur minuman suplemen.
"Namun pusing dan mual baru hari ini," ujar seorang teman para korban, kepada pers, Selasa (28/09/2010).
Adapun delapan ABK yang dirawat di RS Muhammadiyah, Untung (27), Sapudin (21), Acik (27), Darsono (18), Bagus (18), Deni (17), Aziz (19), dan Dwi Alanwari (17). Kesemua ABK berasal dari daerah Tegal, Jateng. Sementara jenazah Teguh dan Aris oleh petugas Polsekta SU II dibawa ke kamar jenazah untuk dilakukan visum.
"Menurut rencana jenazah ini akan dibawa langsung ke Tegal, namun sebagai proses hukum terlebih dahulu dilakukan visum luar, sebab pihak keluarga mereka tidak menginginkan otopsi," ujar seorang petugas Polsekta SU II Palembang.
Untuk mengetahui peristiwa SPK Polresta Palembang melakukan pemeriksaan lokasi kejadian yaitu Kapal Surya Citra Nusantara di pinggir Sungai Musi, Lr Kedatuan Laut.
(djo/djo)











































