Jakarta cepat tuntas, dua rute MRT, Lebak Bulus-Dukuh Atas dan Bundaran HI-Kota,rencananya akan dibangun secara paralel.
Hal itu terungkap dari pertemuan Senior Vice Presiden Japan International
Cooperation Agency (JICA), Kenzo Oshima dengan Wakil Presiden Boediono. JICA
adalah pihak yang memberikan pinjaman bagi proyek infrastruktur bergengsi
tersebut.
"Dulu kan lebak bulus-HI. Itu selesai baru HI-kota. Nah nanti akan diusahakan pembangunannya berjalan paralel. Jadi akan lebih cepat mengingat kemacetan di ibu kota ini," kata Juru Bicara Wapres, Yopie Hidayat, usai pertemuan yang berlangsung di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Selasa (28/9/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi mereka melaporkan, ya, so far sejauh ini tidak ada hambatan yang serius untuk terus menggulirkan proyek ini. Jadi sekarang ini desain engineering-nya akan selesai sehingga konstruksi juga segera dibangun," kata Yopie.
Dipercepat
Yopie menjelaskan, Wapres Boediono memang meminta agar proyek MRT ini dipercepat pembangunannya. Boediono sebelumnya telah menggodok 17 jurus mengatasi kemacetan di Jakarta, di mana salah klausulnya adalah pembangunan MRT.
"Pesan Bapak Wapres sebisa mungkin MRT ini cepat selesai. Sebab ini salah satu solusi yang cukup penting untuk mengatasi kemacetan Jakarta yang begitu parah," katanya.
Seperti diberitakan, proyek MRT tahap pertama akan dibangun membentang dari
Lebak Bulus di Jakarta Selatan ke Dukuh Atas di Jakarta Pusat sepanjang 14,5 km. 4 Km di antaranya (4 stasiun) dibangun di bawah tanah dan 10,5 km dibangun melayang di atas jalan (8 stasiun).
(irw/lrn)











































