Golkar Bantah Punya Kepentingan Politik Terkait Calon Kapolri

Golkar Bantah Punya Kepentingan Politik Terkait Calon Kapolri

- detikNews
Selasa, 28 Sep 2010 11:15 WIB
Jakarta - Partai Golkar membantah ikut terlibat tarik-menarik kepentingan mengenai pemilihan calon kapolri. Partai Golkar akan menerima siapa pun calon Kapolri yang diajukan Presiden SBY.

"Kenapa Presiden lama, itu belum tentu karena tarik kepentingan parpol, apalagi fraksi di DPR. Posisi Golkar tidak punya kepentingan politik, Presiden mungkin hanya ingin mematangkan," ujar Ketua DPP Golkar, Priyo Budi Santoso, kepada wartawan di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (28/9/2010).

Priyo menegaskan, penentuan calon Kapolri adalah hak prerogatif Presiden. DPR hanya berhak menyetujui atau menolak calon Kapolri pilihan Presiden.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Presiden mempunyai hak prerogatif untuk memilih. Prinsipnya DPR kalau diajukan satu yang akan menyetujui," terang Priyo.

Priyo hanya berharap calon Kapolri benar-benar profesional dan berintegritas. Calon juga diharapkan mampu melakukan reformasi total di tubuh Kepolisian dan memperbaiki citra institusi tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Ketua DPR yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Marzuki Alie, menuturkan, sejumlah parpol mengincar posisi Kapolri untuk diisi jagonya masing-masing. Karenanya, Presiden menjadi lama menentukan calon Kapolri.

“Fraksi-fraksi yang ada di DPR menginginkan agar jagonya yang bisa menduduki posisi Kapolri. Permainan seperti itu biasa dalam politik," ujar Marzuki.

(van/lrn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini