Pengungsi Gunung Sinabung Tinggal 2000 Orang

Pengungsi Gunung Sinabung Tinggal 2000 Orang

- detikNews
Senin, 27 Sep 2010 21:49 WIB
Pengungsi Gunung Sinabung Tinggal 2000 Orang
Jakarta - Jumlah pengungsi akibat letusan Gunung Sinabung, di Kabupaten Karo,  Sumatera Utara (Sumut) terus menurun. Dari jumlah semula yang mencapai 30 ribuan orang, kini pengungsi hanya sekitar 2.200 jiwa dan akan terus berkurang.

Saat ini pengungsi masih ditampung di Jambur Dalihan Natolu, Gedung Serbaguna dan Jambur Lige. Rencananya para pengungsi yang berada di Jambur Lige juga akan segera pulang ke rumahnya masing-masing.

"Tahap pemulangan tengah berlangsung. Pengungsi yang berada di Jambur  Lige, sore tadi direncanakan pulang," kata kata Tarigan kepada wartawan, di posko penanggulangan bencana alam gunung Sinabung di Kabanjahe, ibukota Kabupaten Karo, Sumut, Senin (27/9/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejak meletus pada 29 Agustus 2010, pengungsi mencapai lebih dari 30 ribu orang. Mereka tersebar di berbagai lokasi penampungan, termasuk di Desa Telaga, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat, yang berbatasan dengan Karo.

Namun setelah kondisi gunung membaik, para pengungsi mulai diminta pulang. Pemerintah Kabupaten Karo menetapkan berakhirnya masa tanggap darurat pada 23 September lalu, bersamaan dengan waktu penurunan status Gunung Sinabung dari Awas menjadi Siaga.

Penurunan status Gunung Sinabung ditetapkan Pusat Vulkanologi dan
Mitigasi Bencana Geologi, pada Kamis (23/9/2010) sekitar pukul 03.50
WIB. Penyebabnya karena hasil pemantauan menunjukkan aktivitas vulkanik Gunung Sinabung terus menurun berdasarkan hasil pengamatan kegempaan, deformasi dan konsentrasi SO2. Selain itu, tidak terdeteksi adanya gas-gas yang berbahaya bagi kehidupan pada jarak sekitar tiga kilometer dari puncak gunung.

Sinabung merupakan gunung api strato berbentuk kerucut, dengan puncaknya berada di ketinggian 2.460 meter dari permukaan laut (mdpl). Gunung ini meletus kembali setelah 400 tahun lebih tidak pernah menunjukkan aktivitas letusan. Karena letusan itu, Sinabung yang sebelumnya dimasukkan dalam kategori gunung api tipe B, berubah menjadi gunungapi tipe A.

(rul/her)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads