Pemilik rumah, Maralih (55) menyatakan, musibah itu terjadi pada Minggu 26 September pukul 17.30 WIB. Saat itu hujan deras dan di rumah Maralih hanya ada anaknya.
"Karena hujan deras, air naik setinggi 2 meter. Langsung teras dan dapur saya longsor, sekitar 12 meter," ujar Maralih di rumahnya, Senin (27/9/2010).
Pengamatan detikcom di lokasi, puing-puing sisa longsor masih berhamburan di sekitar rumah. Maralih berusaha memperbaiki rumahnya dengan menyemen.
Saat berita ini diturunkan, hujan deras mengguyur kawasan itu.
Rumah yang longsor itu terlihat sederhana. Lahan rumah bertembok batako itu seluas 50 meter.
(nik/nrl)











































