Bantah Pelecehan Seksual, Orangtua Paskibra Sambangi KPAI

Bantah Pelecehan Seksual, Orangtua Paskibra Sambangi KPAI

- detikNews
Senin, 27 Sep 2010 11:41 WIB
Jakarta - Sedikitnya 15 orangtua peserta Orientasi Kepaskibrakaan (OP) Pemprov DKI Jakarta mendatangi kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Mereka datang bukan untuk melaporkan pelecehan seksual oleh senior, namun justru untuk membantah pelecehan tersebut.

Para orangtua itu tiba di Kantor KPAI, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/9/2010) sekitar pukul 11.00 WIB. Mereka menunggu di lantai 3 KPAI.

"Maaf, saya tidak mau komentar, nanti saja," kata salah seorang orang tua peserta Paskibra.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, 25 dari 29 orangtua Paskibra mengaku jika tidak ada pelecehan seksual yang dialami anaknya dalam kegiatan yang berlangsung di Cibubur 3-6 Juli kemarin.

Pernyataan mereka membantah pengakuan sejumlah anggota Paskibra putri dan putra yang mengaku mendapatkan pelecehan seksual selama menjalani pelatihan. Di situ, Paskibra putri ditelanjangi dan disuruh berbaris dalam keadaan basah kuyup.

Sementara Paskibra putra disuruh melakukan push up dingin. Push up dingin adalah istilah di mana 3-4 putra tidur bertumpukan di atas tubuh temannya yang satu dan lainnya dalam keadaan telanjang bulat dan basah kuyup serta berbusa.

Kasus pelecehan seksual ini mengemuka setelah orangtua korban melaporkan ke Purna Paskibra Indonesia (PPI). Namun, laporan mereka tidak ditanggapi oleh PPI.

Korban kemudian mengadu ke Dinas Olahraga dan Kepemudaan (Disorda). Namun, Disorda tidak bertindak tegas terhadap para pelaku.

(aan/fay)


Berita Terkait