"Biasanya dalam beberapa kasus, ini hanya objek buatan manusia. Bisa balon udara, pesawat atau apa. Bukan fenomena antariksa," kata peneliti senior astronomi dan astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) , Prof Dr Thomas Djamaluddin, saat berbincang dengan detikcom, Senin (27/9/2010).
Thomas menambahkan, fenomena tersebut bukan terjadi untuk pertama kali. Banyak pihak yang sudah menanyakan hal yang sama, tetapi setelah dilakukan penelitian, objek tersebut bukan fenomena antariksa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Thomas, tidak ada fenomena antariksa di malam hari yang bisa menimbulkan warna-warni semacam itu. Jika ada, kemungkinan itu adalah pantulan efek lampu jalan atau cahaya lainnya.
"Kalau malam agak susah untuk menimbulkan warna. Tapi kalau siang kemungkinan dari pembiasan cahaya Matahari, jadi tidak ada fenomena seperti itu," tutupnya.
Dua warga Benhil pada pukul 20.00 WIB Minggu (26/9) malam melihat puluhan titik warna merah, hijau dan kuning di langit. Peristiwa ini cukup menjadi perhatian warga.
(mad/nrl)











































