Kapolresta, Bukit Tinggi, AKBP Wisnu Andayana mengungkapkan hal itu saat dihubungi wartawan, Minggu (26/09/2010). Menurutnya, pistol merek browning jenis FN buatan Belgia itu ditemukan ketika tim melakukan penyisiran ke atas gunung.
"Pistol itu tertinggal di lereng gunung setelah kita menyisir lebih jauh ke dalam kawasan hutan," kata Wisnu.
Selain menemukan pistol, lanjut Wisnu, tim jajaran Polda Sumbar juga menemukan, kartu ATM, ikat pinggang dan sepatu. "Ada kemungkinan mereka itu bergantian pakaian untuk melakukan penyamaran agar bisa keluar dari lereng gunung," kata Kapolresta Bukit Tinggi.
Untuk memperkecil ruang gerak kawanan perampok itu, saat ini tim penyergapan Polda Sumbar telah mengepung 10 titik di lereng gunung. "Kawanan perampok ini sudah kita kepung di 10 titik di kaki gunung Singgalang," kata Wisnu.
(cha/anw)











































