Menurut Mendagri Venezuela Tareck El Aissami, akun itu terlihat tidak beres sejak 22 September dan sedikitnya 3 pesan di @chavezcandanga tidak ditulis oleh pemimpin populer rakyat Venezuela itu, demikian dilansir AFP, Minggu (26/9/2010). Namun Aissami tidak menjelaskan isi 3 pesan yang dimaksudnya itu.
"Mereka (hacker) masuk tanpa hak," ujar Aissami. Saat ini akun tersebut telah diperbaiki sehingga Presiden Chavez dapat kembali menulis pesan-pesan, menjelang pemilu kunci pemilihan Majelis Nasional Venezuela.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chaves terhitung rajin nge-tweet dan setiap hari mendapatkan ratusan pesan. Dia memiliki follower 850 ribu lebih.
Chaves sering mengambil keputusan penting yang diumumkannya lewat twitter. Sedikitnya 200 orang dikerahkan untuk mengelola akunnya itu.
(nrl/her)











































