"Tidak, saya tidak mau berkomentar. Menurut saya kontroversinya tidak perlu dilanjutkan lagi. Kalau saya komentar hanya menambah panjang kontroversi," ujar Anas seusai menghadiri Halal bihalal PBNU di Gedung Langen Palikrama, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (24/9/2010) malam.
Anas hanya mau mengomentari tentang figur pengganti Hendarman. Menurutnya Presiden SBY sudah memiliki gambaran mengenai sosok yang paling tepat untuk memimpin Jaksa Agung. Hendarman sendiri memang sudah akan diganti oleh presiden.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Status Hendarman sebagai Jaksa Agung tengah hangat dibicarakan menyusul dikeluarkannya putusan Mahkamah Konstitusi yang menyebut Hendarman tidak lagi berhak menyandang jabatannya. Keputusan MK itu sendiri ditafsirkan berbeda oleh berbagai kalangan.
(mok/mok)











































