"Sebagai sebuah tanggung jawab bersama, negara wajib memastikan adanya jaminan hidup serta beasiswa bagi putra-putri almarhum sampai perguruan tinggi," kata Ketua Dewan Pembina Kontras, Usman Hamid dalam siaran pers, Jumat (24/9/2010).
Dia menjelaskan, ketiga polisi itu yang menjadi korban itu, bagaimanapun tewas dalam keadaan tengah bertugas. "Mereka sedang dalam pengabdian kepada negara," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Petugas polisi bernama Riswandi sudah tersungkur, tapi masih ditembak dengan sekitar 9-10 peluru. Ini jauh dari rasa kemanusiaan yang adil dan beradab," imbuhnya.
Kontras juga telah mendengarkan keterangan dari saksi-saksi dan petugas yang selamat dalam aksi penyerangan itu. "Kami juga melihat dan memeriksa bekas peluru yang ditembakkan pelaku," tutupnya.
(ndr/gah)











































