Keluarga Polisi yang Jadi Korban Teroris Harus Diberi Jaminan Hidup

Keluarga Polisi yang Jadi Korban Teroris Harus Diberi Jaminan Hidup

- detikNews
Jumat, 24 Sep 2010 20:20 WIB
Jakarta - 3 Petugas polisi di Mapolsek Hamparan Perak menjadi korban penyerangan kelompok teroris. Selain mengejar pelaku teror itu, negara juga mesti memperhatikan nasib keluarga polisi yang menjadi korban.

"Sebagai sebuah tanggung jawab bersama, negara wajib memastikan adanya jaminan hidup serta beasiswa bagi putra-putri almarhum sampai perguruan tinggi," kata Ketua Dewan Pembina Kontras, Usman Hamid dalam siaran pers, Jumat (24/9/2010).

Dia menjelaskan, ketiga polisi itu yang menjadi korban itu, bagaimanapun tewas dalam keadaan tengah bertugas. "Mereka sedang dalam pengabdian kepada negara," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Usman bersama Koordinator Kontras Sumut, Diah Susilowati mengunjungi kantor polisi Hamparan Perak siang tadi. Menerima penjelasan dari Kapolres KP3 Belawan Kombes Pol Endro, diketahui pelaku penyerangan Mapolsek bertindak dengan kejam.

"Petugas polisi bernama Riswandi sudah tersungkur, tapi masih ditembak dengan sekitar 9-10 peluru. Ini jauh dari rasa kemanusiaan yang adil dan beradab," imbuhnya.

Kontras juga telah mendengarkan keterangan dari saksi-saksi dan petugas yang selamat dalam aksi penyerangan itu. "Kami juga melihat dan memeriksa bekas peluru yang ditembakkan pelaku," tutupnya.

(ndr/gah)


Berita Terkait