"Memangnya MK bersih-bersih amat. Ada iklannya petinju soal Pilkada, tapi faktanya banyak juga yang mengeluh," kata Ruhut usai diskusi di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (24/9/2010).
Ruhut pun menuding hakim konstitusi Hamdan Zoelva sebagai oknum yang membantu meloloskan permohonan uji materi yang diajukan Yusril Ihza Mahendra. Seperti diketahui, sebelum menjadi hakim konstitusi, Hamdan adalah junior Yusril di Partai Bulan Bintang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya Hamdan yang kena tuding oleh mantan pesinetron itu, Ketua MK Mahfud MD juga. Ruhut menyebut Mahfud membuat keputusan kontroversial itu karena beberapa survei menyebut mantan politisi PKB itu berpeluang menjadi calon presiden mendatang.
"Waktu acara itu di acara televisi. Nominasi yang paling kenceng Mahfud, syur juga dia. Dia mau selevel dengan SBY. Ini kan ada udang di balik bakso," kata Ruhut.
(lrn/fay)











































