"Apanya yang dicolong? Intel belum ada laporan kecolongan," kata Oegroseno di Mapolda Sumut, Tanjung Morawa, Medan, Sumut, Jumat (25/9/2010).
Oegroseno juga sependapat dengan pernyataan Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri maupun jajaran Mabes Polri yang mengindikasikan pelaku penyerangan Polsek Hamparan Perak terkait terorisme.
"Ya kalau Mabes bilang begitu ya sudah, kan sama-sama polisi," ujar dia.
Oegroseno memastikan para pelaku masih dikejar. Kelompok-kelompok itu diperkirakan terpencar dan tidak solid. "Yang pasti, kita masih terus melakukan penyelidikan, mengejar para pelaku," kata Oegroseno.
Saksi-saksi juga telah dimintai keterangan. Namun, Oegroseno masih merahasiakan identitas para saksi. "Saya tidak perlu bilang itu kan untuk kepentingan penyidikan," kata Oegroseno.
Bukti-bukti yang ditemukan di lokasi kejadian antara lain 22 bukti fisik selongsong, pembakar, dan sisa bensin.
"Sidik jari nggak ada. Paling, kita ambil dari selongsong, mungkin ada tidak sidik jarinya. Yang ada hanya bekas bensin saja," kata Oegroseno.
(aan/nrl)











































