"Kita sudah tanyakan sama yang bersangkutan dan teman-teman di BK. Jadi yang benar bukan M Nasir pelakunya. Jadi macam-macamlah, simpang siur. Ada indikasi anak buahnya," ujar jubir DPP PD Ruhut Sitompul di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (24/9/2010).
Menurut mantan pemain sinetron ini, anak buah ataupun staf Nasir berinisiatif mencari uang Rp 50 juta yang hilang. Nasir tidak memberikan perintah untuk mencarinya.
"Bukan atas perintah Pak Nasir. Tapi hilang Rp 50 juta kan heboh. Lumayan kan buat beli kerupuk," imbuh Ruhut yang mengenakan jas hitam ini.
Meski demikian, PD akan memproses jika fakta hukum membuktikan jika pelaku penganiayaan Fujio adalah Nasir. Hal ini sesuai dengan perintah Sekjen PD Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas).
"Ya sesuai perintah Mas Ibas. Kalau ada bukti, fakta hukum, silakan saja diproses. Tidak akan kita bela seperti gimana-gimana. Ya kita tunggu sajalah prosesnya," kata Ruhut yang kali ini tampil berkacamata.
(nik/fay)











































