"Tidak perlu sibuk membela diri atau memberikan interpretasi atas keputusan MK soal status hukum Jaksa Agung karena menimbulkan kesan pemerintah tidak menghormati keputusan MK," kata Ketua DPP PAN Bara Hasibuan dalam email, Jumat (24/9/2010).
Menurut Bara, keputusan MK tentu akan berdampak terganggunya kewibawaan pemerintah. Apalagi kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan Agung juga menurun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bara menambahkan, dibutuhkan figur yang berani punya integritas dan rekam jejak jelas sehingga mampu meningkatkan kepercayaan rakyat atas proses penegakan hukum. Perdebatan mengenai putusan MK sebaiknya tidak diperpanjang.
"Kalau Pemerintah sibuk dengan menginterpretasi keputusan itu, akan tercipta preseden buruk bahwa pihak yang dikalahkan MK bisa tidak mematuhi keputusan MK dengan memberikan interpretasi sendiri," tutupnya.
(djo/fay)











































