Yusril Disarankan Bungkam Soal Sisminbakum Sebelum Hendarman Diganti

Yusril Disarankan Bungkam Soal Sisminbakum Sebelum Hendarman Diganti

- detikNews
Jumat, 24 Sep 2010 10:53 WIB
Yusril Disarankan Bungkam Soal Sisminbakum Sebelum Hendarman Diganti
Jakarta - Mantan Menkum HAM Yusril Ihza Mahendra disarankan tetap tidak memberikan pernyataan terkait kasus Sisminbakum kepada Kejaksaan. Yusril diminta menahan diri sampai pengganti Jaksa Agung Hendarman Supandji ditemukan.

"Saya rasa Yusril sebaiknya begitu (tidak memberikan pernyataan), sampai Pak
Hendarman diganti setelah adanya putusan Mahkamah Konstitusi itu," ujar anggota Komisi III Nasir Jamil, kepada detikcom, Jumat (24/9/2010).

Lebih lanjut Nasir mengatakan, putusan MK itu sudah sangat jelas atas status
Hendarman sebagai Jaksa Agung saat ini. Maka itu dia menyarankan kepada Hendarman untuk berbesar hati mengundurkan diri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Menurut saya, Hendarman itu harus mengikuti jejak Sri Mulyani (mantan menteri keuangan) yang mengundurkan diri," kata dia.

Pergantian Hendarman saat ini menjadi penting. Sebab sebenarnya persoalan antara Yusril dan Jaksa Agung Hendarman ini, hanya untuk menunjukkan kegengsian semata.

"Saya bukan mau bela Yusril, tapi mungkin karena dia juga dulu mantan pejabat maka itu jadi seperti ini. Maka itu (pergantian) harus segera dilakukan agar tidak merembet ke persoalan lain," imbuh politisi dari Partai Keadilan Sejatera (PKS) ini.

Presiden SBY menurut Nasir sudah saatnya mengambil sikap tegas menyikapi situsi ini dengan mencari sosok baru pengganti Hendarman.

"Maka itu kalau memang presiden mau, saya rasa tidak lama kok untuk mencari
pengganti Pak Hendarman. Dan cuma itulah win-win solutionnya," tegas anggota
dewan asal dapil NAD ini.

(lia/fay)


Berita Terkait