"Kalau Pemerintah SBY ini sukses, artinya itu kesuksesan kita semua. Jadi justru bukan disikapi dengan melakukan manuver politik sendiri-sendiri, kan masa kampanye sudah selesai", ujar Tifatul kepada detikcom, Jumat (24/9/2010).
Hal ini disampaikan Tifatul menyusul pernyataan pedas dari PD yang menyebut dirinya sebagai salah satu menteri yang terancan reshuffle kabinet. Isu reshuffle kabinet makin gencar mengiring evaluasi satu tahun Pemerintahan SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang saatnya kita fokus bekerja keras untuk mensejahterakan rakyat, sebab rakyat menunggu perubahan, sesuai janji yang sudah dikampanyekan" terang mantan Presiden PKS ini.
Tifatul mewanti-wanti partai koalisi agar tetap bersatu. Implikasi politik akibat isu yang politis sangat luas.
"Instabilitas politik itu harganya sangat mahal, secara ekonomi dapat menimbulkan ketidak pastian, akhirnya kerja keras Presiden SBY dan seluruh KIB II jadi surut lagi ke belakang. Membuat kisruh suasana itu mudah, namun membangun dan memberikan solusi bagi persoalan rakyat yang seharusnya saat ini kita lakukan," imbaunya.
(van/lia)











































