"Laptop Bang Nong (panggilan Marwan) diambil sama-sama orang itu, Densus," kata Ruswanti, istri Marwan di rumahnya, Kamis (23/9/2010).
Namun demikian, Ruswanti mengatakan tidak ada dokumen penting yang tersimpan dalam laptop tersebut. "Nggak ada apa-apa di situ. Cuma game-game. Saya pun pakai kalau cuma mau main game," kata dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ruswanti tidak mempercayai, kalau suaminya disebut-sebut sebagai anggota teroris. Namun, ia mengaku suaminya memang tergabung Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) Sumatera Utara.
"Dia sudah lama ikut MMI. Kalau Bang Yono (ipar Ruswanti-tersangka), Bendahara MMI. Waktu Abu Bakar Baasyir ke sini Bang Yono ketemu, tapi itu sudah lama," ungkapnya.
Seperti diketahui, Marwan dan dua rekannya, Surya Syahputra dan Ridwan, disebut sebagai anggota teroris dan ditembak di dua lokasi terpisah. Marwan dan Surya ditembak anggota Densus 88 di salah satuย jembatan di Kota Rantang, Hamparan Perak.
Sedangkan Ridwan yang akhirnya meninggal dunia, ditembak saat penggerebekan di rumahnya. Marwan dan Surya saat ini dibawa ke RS Polri Jakarta untuk dirawat.
(mei/lrn)











































