Usulan ini disampaikan anggota Komisi I DPR dari PKS, Syahfan Badri Sampurno, saat melakukan fit and proper test terhadap calon panglima TNI Laksamana Agus Suhartono di gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (23/9/2010). " Ini kan pelecehan. Dididik di Akabri, tapi nantinya cuma pegang cangkul urusi bencana," kata Syahfan.
Menurut dia, tugas TNI yang saat ini lebih fokus menangani bencana alam, justru melemahkan kekuatan dan daya pukul TNI. Padahal, lanjut dia, TNI mempunyai kekuatan yang cukup untuk mengatasi teroris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Syahfan, TNI jangan terus diarahkan untuk terus menangani tanggap bencana sehingga menghilangkan fungsi antiterornya. "Jangan didorong terus untuk menangani bencana," tutup dia.
Laksamana Agus Suhartono, yang saat ini menjabat KSAL, saat ini menjalani fit and proper test sebagai calon panglima TNI. Agus merupakan calon tunggal Panglima TNI yang diserahkan Presiden SBY ke DPR.
(rdf/asy)










































