TNI Diminta Lawan Teroris, Tak Cuma Pegang Cangkul Urusi Bencana Alam

TNI Diminta Lawan Teroris, Tak Cuma Pegang Cangkul Urusi Bencana Alam

- detikNews
Kamis, 23 Sep 2010 14:51 WIB
TNI Diminta Lawan Teroris, Tak Cuma Pegang Cangkul Urusi Bencana Alam
Jakarta - Gerakan terorisme di Indonesia masih terus bermunculan. Selama ini, Polri yang bertugas memberantas aksi terorisme itu. Ada usulan, sebaiknya TNI juga dikerahkan melawan kelompok teroris, tidak hanya mengurusi bencana alam.

Usulan ini disampaikan anggota Komisi I DPR dari PKS, Syahfan Badri Sampurno, saat melakukan fit and proper test terhadap calon panglima TNI Laksamana Agus Suhartono di gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (23/9/2010). " Ini kan pelecehan. Dididik di Akabri, tapi nantinya cuma pegang cangkul urusi bencana," kata Syahfan.

Menurut dia, tugas TNI yang saat ini lebih fokus menangani bencana alam, justru melemahkan kekuatan dan daya pukul TNI. Padahal, lanjut dia, TNI mempunyai kekuatan yang cukup untuk mengatasi teroris.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Syahfan menyatakan sebaiknya Sat-81 Gultor TNI AD, Denjaka TNI AL dan Den Bravo TNI AU  menunjukkan kekuatannya untuk membuat teroris berfikir ulang sebelum melakukan aksi teror di Indonesia. "Tiba-tiba seolah-olah tidak ada kekuatan sehingga orang-orang Malaysia seperti Noordin M Top bisa menggalang kekuatan di Indonesia," terang anggota DPR dari Bengkulu itu.

Menurut Syahfan, TNI jangan terus diarahkan untuk terus menangani tanggap bencana sehingga menghilangkan fungsi antiterornya. "Jangan didorong terus untuk menangani bencana," tutup dia.

Laksamana Agus Suhartono, yang saat ini menjabat KSAL, saat ini menjalani fit and proper test sebagai calon panglima TNI. Agus merupakan calon tunggal Panglima TNI yang diserahkan Presiden SBY ke DPR.

(rdf/asy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini