Sejak ditangkap dan dibawa ke kantor polisi pada Sabtu (18/9/2010) lalu, Stefi sudah terlihat kecenderungan mengatakan yang tidak sebenarnya. Dalam pemeriksaan, awalnya dia mengaku hanya mencuri telepon selular.
Namun, polisi terus berhati-hati. Apalagi mereka mendapatkan data rekaman pembicaraan telepon seluler beberapa saat sebelum korban diperkirakan meninggal Selasa (14/09/2010) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan, pemuda bertubuh gempal dengan tinggi badan sekitar 165 Cm ini, berbohong soal identitas ibu kandungnya. Dia menyebut ibunya bernama Ramla Lubis, padahal data kepolisian mengatakan lain.
Untuk menyamarkan perbuatannya, Stefi sempat meletakkan tabung cairan penyemprot nyamuk di tangan korban. Ia juga membuang barang-barang bukti, termasuk menyembunyikan handphone curiannya dengan cara mengubur di bawah batang pisang tak jauh dari rumahnya.
Polisi telah menetapkan Stefi sebagai tersangka tunggal.
(tw/irw)











































