Berbicara dalam pertemuan dengan sejumlah ulama dan tokoh masyarakat Sumut di Kantor Walikota Medan, Jl Kapten Maulana, Medan, Kamis (23/9/2010), Oegroseno menyatakan, masyarakat desa atau kelurahan merupakan unsur yang paling mengetahui apa yang terjadi di daerahnya.
Dalam kaitan penanganan terorisme, maka mereka menjadi filter pertama untuk mengetahui jika ada yang berpotensi masalah. Jika masyarakat desa bisa diperkuat, maka hal-hal mencurigakan bisa langsung dilaporkan dan ditangani oleh pihak-pihak yang berkompeten.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Forum masyarakat di tingkat desa itu, kata Oegroseno akan melibatkan polisi dan jika memungkinkan ada unsur TNI di sana, sehingga perpaduan unsur-unsur ini dalam forum tersebut akan dapat bersinergi dengan baik dalam upaya menangkal masalah terorisme.
"Jadi filter pencegahan masalah terorisme itu dari tingkat desa, bukan di tingkat kabupaten," tukas Oegroseno.
(rul/fay)











































