Sejumlah warga Palestina melemparkan batu ke tempat doa Yahudi, Tembok Barat. Buntutnya, polisi pun mengejar massa yang masuk ke masjid suci al-Aqsa. Begitu massa masuk ke masjid, polisi menunggu di luar. Saat ini tak ada laporan jatuhnya korban ataupun konfrontasi lebih jauh.
Pejabat-pejabat Palestina mencetuskan, pembunuhan seorang pria Palestina yang bermukim di Yerusalem timur telah mengganggu negosiasi damai Israel dan Palestina yang disponsori pemerintah Amerika Serikat (AS).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Ariel Rosenberg, juru bicara Kementerian Perumahan dan Pembangunan Israel, penembakan itu dilakukan sebagai pembelaan diri.
"Itu soal nyawa dia atau nyawa mereka," ujarnya seperti dilansir kantor berita Reuters, Kamis (23/9/2010).
Setelah insiden penembakan itu, warga Silwan yang marah turun ke jalan. Mereka membakar beberapa mobil dan melemparkan batu ke polisi dan orang-orang yang melintas. Polisi pun merespons dengan melepas gas air mata dan water cannon.
(ita/nrl)











































