"Kalau dimulai dengan pertanyaan jenderal berapa tingginya, seperti saat uji kelayakan Endriartono (Panglima TNI dulu), selesai sudah," ujar Direktur Propatria, Harry Prihartono dalam diskusi di Bakoel Coffee, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Rabu (22/9/2010).
Menurut Harry, pertanyaan yang diajukan bisa dengan menanyakan target apa yang belum terkejar oleh Panglima TNI saat ini. Selain itu program pembangunan kekuatan darat laut dan udara pun harus dijelaskan Agus secara terperinci.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harry menilai uji kelayakan panglima TNI tidak akan seseru saat uji kelayakan Kapolri atau pimpinan KPK. Apalagi setgab koalisi sudah menyatakan siap mengamankan Agus yang merupakan calon tunggal.
"Walau begitu tetap saja harus kritis," terang Harry.
(rdf/anw)











































