PD: Koalisi Tak Boleh Protes Reshuffle Kabinet

PD: Koalisi Tak Boleh Protes Reshuffle Kabinet

- detikNews
Rabu, 22 Sep 2010 21:35 WIB
Jakarta - Partai Demokrat (PD) memprotes keras tudingan Partai Golkar bahwa isu reshuffle kabinet muncul karena keinginan sejumlah politisi PD menjadi menteri. PD memperingatkan bahwa partai koalisi harus menghargai keputusan SBY kalau akan ada reshuffle kabinet.

"Tidak ada perpecahan di internal PD karena berebut posisi menteri. Partai koalisi harusnya menghargai adanya evaluasi bukan malah memprotes," tegas Wasekjen DPP PD Saan Mustofa, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (22/9/2010).

Saan mengaku kecewa dengan tanggapan keras sejumlah parpol koalisi karena adanya isu reshuffle kabinet. Padahal reshuffle menjadi penting jika menteri tidak bekerja optimal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dan ingatlah bahwa evaluasi itu pasti dilakukan," tegas Saan.

Saan mengajak partai koalisi mulai berpikir jernih. Hembusan isu reshuffle hendaknya disikapi dengan dewasa sebagai pemacu agar kinerja menteri membaik.

"Sebelum evaluasi, tingkatkan mutu menteri masing-masing. Karena evaluasi kabinet, reshuffle sekalipun, menjadi hak prerogatif Presiden," tutupnya.

Sebelumnya diberitakan Ketua DPP PD Achsanul Qosasi menegaskan adanya ancaman reshuffle terhadap lima menteri kabinet. Lima menteri tersebut adalah Menkominfo, Menteri PU, Menkumham, Menteri ESDM, dan Menteri Perhubungan.

Ancaman PD disambut protes Golkar. Ketua DPP Golkar Ade Komarudin menyatakan bahwa ancaman tersebut sengaja dihembuskan karena ada masalah di internal PD karena hasrat menjadi menteri, menjelang evaluasi setahun Pemerintahan SBY.

(van/anw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini