Salah satu area konservasi tersebut merupakan lahan yang dikelola PT Sinarmas. Perusahaan besar yang bergerak di bidang perkebunan ini mengharapkan peserta ACI bisa mengunjungi area konservasi yang dikelolanya.
"Kita punya pusat pembibitan di Riau. Di mana setiap harinya kita menanam satu juta
pohon," ujar Managing Director Sinarmas Ghandy Sulistiyanto pada acara peluncuran 66
finalis ACI di restoran Seribu Rasa, Jl Agus Salim, Jakarta Pusat, Rabu (22/9/2010).
Menurut Ghandy, pembibitan tersebut adalah salah satu bentuk Coorporate Sosial Responsibility (943) Sinarmas. Hingga saat ini, Sinarmas telah memiliki ratusan area
konservasi yang tersebar di Kalimantan, Sumatera dan Jawa.
"100 lebih area konservasi kami. Dan luasnya mencapai 7 atau 8 kali lipat negara Singapura," ujarnya.
Sinarmas sebagai salah satu pendukung acaraย ACI yang diinisiasi oleh detikcom akan terus mendukung acara tersebut. Menurutnya, ACI adalah sebuah program yang memberikan manfaatkan kepada generasi muda Indonesia untuk lebih mencintai tanah airnya.
"Kami sangat mendukung program ACI karena bisa menumbuhkan kecintaan terhadap Indonesia. Jarang ada acara seperti ini," terangnya.
66 Petualang ACI yang dibentuk menjadi 33 tim akan melakukan perjalanan mulai 27 September hingga 31 Oktober 2010. Para petualang tersebut akan berbagi cerita melalui tulisan dan foto mengenai keragaman budaya, keindahan alam, keramahtamahan bangsa, sampai sumber daya yang luar biasa.
Semua tulisan dan foto tersebut nantinya akan di update secara real time dan dapat dinikmati langsung melalui https://aci.detik.com. Di akhir perjalanan, satu tim pemenang dengan cerita terbaik akan mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp 100 juta.
(her/ken)











































