"Demokrat nggak ada kompromi soal korupsi dan moral," kata anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Ahmad Mubarok usai diskusi di Gedung DPD RI, Jl Gatot Subroto, Senayan, Jakarta, Rabu (22/9/2010).
Saat ditanya apakah menteri yang terlibat masalah moral seperti Menteri ESDM Darwin Saleh dan Menhub Freddy Numberi, Mubarok membantahnya dengan tegas. Menurut dia, itu hanya rumor dan kebenarannya telah diklarifikasi pada keduanya
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait persoalan reshuffle kabinet, sekali lagi pria berkacamata ini mengatakan bahwa itu adalah murni urusan presiden. Dia menambahkan, jika nantinya memang ada menteri yang kurang baik di mata SBY, pasti reshuffle itu akan dilakukan SBY.
"Kalau sudah waktunya pasti ketahuan," imbuhnya.
Mubarok meminta agar semua pihak bersabar dan tidak terburu-buru menganalisis siapa saja menteri yang terkena reshuffle. Meski kabinet sekarang terasa kurang baik, hak sepenuhnya ada di tangan presiden.
"Yang dulu rapor merah juga sekarang bisa jadi hitam. Tidak harus selalu jadi punishment," tutupnya.
(mad/lia)










































