Jakarta - Setelah sempat tenang beberapa saat, kericuhan nyaris terjadi lagi di Ballrom Hotel Gran Melia. Massa Kongres Advokat Indonesia (KAI) rupanya tak putus asa sehingga mencoba memasuki kembali ballroom tempat pelantikan advokat Peradi digelar. Berbagai cara pun ditempuh, termasuk mencoba mendobrak kaca lobi samping yang menembus ke ballroom hotel.
Pantauan detikcom di hotel elite di Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (22/9/2010), sekitar 20-30 orang dari KAI menggedor-gedor kaca pintu samping. "Kami bukan pencuri! Izinkan Presiden KAI kami masuk, 1 orang doang!" teriak massa berbaju rapi ini. Tokoh KAI antara lain Indra Sahnun Lubis dan Tommy Sihotang.
Mendapat gempuran seperti itu, pihak keamanan hotel tetap mengunci kedua pintu ballroom. Hingga pukul 16.00 WIB, massa masih terus bertahan. Penjagaan masih diperketat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertikaian itu dipicu dengan keputusan Peradi yang baru akan mengusulkan pengambilan sumpah calon advokat KAI ke Pengadilan Tinggi setelah 3 tahun mendaftar ke Peradi dan setelah lulus ujian khusus. Keputusan itu termuat dalam iklan Kompas hari ini. Sementara, massa KAI ingin juga dilantik hari ini.
(gus/nrl)