"Peradi, KAI, dan juga Peradin untuk duduk bersama-sama menyelesaikan masalah di tubuh organisasi advokat dengan cara-cara yang elegan dan tanpa kekerasan dalam rangka menuju wadah tunggal," kata Ketua YLBHI Erna Ratnaningsih dalam siaran pers, Rabu (22/9/2010).
Diketahui, ratusan advokat terlibat keributan saat berlangsungnya pelantikan advokat Peradi di Hotel Gran Melia, pagi ini. Kisruh ini terkait pelantikan advokat Peradi yang tidak melibatkan KAI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
YLBHI yang beranggotakan ratusan advokat yang membantu rakyat miskin pun terganggu dengan konflik ini. Banyak advokat YLBHI yang tidak bisa beracara terkait kisruh wadah tunggal ini. YLBHI memberi kebebasan kepada anggotanya untuk berorganisasi sesuai hak asasi untu berorganisasi.
"Kami juga mendesak organisasi advokat yang ada Peradi dan KAI yang telah menghimpun dana dari advokat dalam menyelenggarakn pendidikan advokat maupun biaya pengangkatan dan pengambilan sumpah untuk transparan kepada masyarakat khususnya advokat," tutupnya.
(ndr/fay)











































