YLBHI Minta Peradi & KAI Tanggalkan Cara Kekerasan

YLBHI Minta Peradi & KAI Tanggalkan Cara Kekerasan

- detikNews
Rabu, 22 Sep 2010 16:27 WIB
Jakarta - Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) meminta dua organisasi advokat Persatuan Advokat Indonesia (Peradi) dan Kongres Advokat Indonesia (KAI) berdamai. Kedua belah pihak diminta berkepala dingin dan menyelesaikan persoalan dengan berdiskusi.

"Peradi, KAI, dan juga Peradin untuk duduk bersama-sama menyelesaikan masalah di tubuh organisasi advokat dengan cara-cara yang elegan dan tanpa kekerasan dalam rangka menuju wadah tunggal," kata Ketua YLBHI Erna Ratnaningsih dalam siaran pers, Rabu (22/9/2010).

Diketahui, ratusan advokat terlibat keributan saat berlangsungnya pelantikan advokat Peradi di Hotel Gran Melia, pagi ini. Kisruh ini terkait pelantikan advokat Peradi yang tidak melibatkan KAI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Apabila tidak tercapai maka perlu dilakukan revisi UU Advokat di mana memberikan kebebasan kepada setia advokat untuk berorganisasi, namun juga perlu dibatasi jumlahnya," terangnya.

YLBHI yang beranggotakan ratusan advokat yang membantu rakyat miskin pun terganggu dengan konflik ini. Banyak advokat YLBHI yang tidak bisa beracara terkait kisruh wadah tunggal ini. YLBHI memberi kebebasan kepada anggotanya untuk berorganisasi sesuai hak asasi untu berorganisasi.

"Kami juga mendesak organisasi advokat yang ada Peradi dan KAI yang telah menghimpun dana dari advokat dalam menyelenggarakn pendidikan advokat maupun biaya pengangkatan dan pengambilan sumpah untuk transparan kepada masyarakat khususnya advokat," tutupnya.

(ndr/fay)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads