Calon Advokat Peradi & KAI Rebutan Mikrofon dan Adu Dorong

Calon Advokat Peradi & KAI Rebutan Mikrofon dan Adu Dorong

- detikNews
Rabu, 22 Sep 2010 11:21 WIB
Calon Advokat Peradi & KAI Rebutan Mikrofon dan Adu Dorong
Jakarta - Acara pelantikan calon pengacara Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) di Hotel Gran Melia ricuh pasca kedatangan para calon advokat Kongres Advokat Indonesia (KAI), yang juga meminta untuk dilantik oleh pejabat pengadilan tinggi. Kedua kubu pun terlibat adu dorong.

Pantauan detikcom, Rabu (22/9/2010), keributan itu terjadi di di Ballroom Hotel Gran Melia, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Di ruangan tersebut, ada ratusan orang dari Peradi dan KAI yang bercampur menjadi satu. Sulit membedakan mereka dari organisasi yang mana.

Salah seorang staf manajemen hotel melalui pengeras suara yang sebelumnya dimatikan juga meminta agar keributan diakhiri, karena takut nama baik hotel tercemar. Namun, hal itu tidak digubris oleh kedua belah pihak yang tengah berselisih. Bahkan, salah seorang dari KAI langsung merebut mikrofonnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Huuuuuu....." begitu cemooh dari para anggota Peradi langsung terdengar begitu ia mulai berbicara.

Aksi rebutan mikrofon antara anggota Peradi dan KAI pun lantas terjadi. Gara-gara menolak diminta mundur, salah seorang anggota Peradi nekat meloncat ke atas meja anggota KAI bermaksud ingin menyerang secara fisik. Akhirnya, aksi dorong-dorongan pun pecah.

Belasan polisi yang berjaga langsung merangsek ke kerumunan. Salah satu di antara mereka tampak membawa gas air mata. Namun, upaya polisi tidak berhasil meredakan amarah kedua kubu. Hingga pukul 11.00 WIB, suasana masih belum kondusif. Keributan ini dipicu pengumuman Peradi yang menyatakan baru akan mengusulkan calon advokat dari KAI untuk dilantik oleh Pengadilan Tinggi setelah tiga tahun dan setelah lulus ujian khusus. (irw/nrl)


Berita Terkait