Saat letusan senjata terdengar, pemuda 19 tahun itu sedang memberi makan lembunya. Dedi yang mengira ada tahanan dari kantor polisi yang lari pun mencoba mendekat untuk melihat yang terjadi.
Dan Dedi pun terkaget-kaget saat melihat ada serombongan orang bermotor yang menenteng senjata. "Aku keluar mau melihat ada apa. Ternyata ada yang naek sepeda motor membawa senjata terlihat berjaga-jaga. Tak lama ada yang keluar dari dalam Polsek menenteng senjata, saya sembunyi di bak sampah, takut kelihatan," kata Dedi, Rabu (22/9/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dedi lantas berlari ke kompleks rumah dinas yang ada tepat di samping polsek dan menggedor pintu-pintu rumah. Tak lama, suasana mulai ramai dan bersama beberapa polisi yang sedang tidak bertugas pada malam itu, Dedi ikut menyaksikan kondisi para korban yang tertembak.Bripka Riswandi dalam posisi terjatuh di bawah meja akibat hantaman peluru. Dia berada di ruang pemeriksaan. Aipda Deto Sutejo ditemukan dalam keadaan terbaring di kursi panjang yang berada di depan ruang tahanan perempuan.
Pada saat itu tidak ada penghuni tahanan perempuan. Sementara Aiptu B Sinulingga terduduk di dekat kursi jaga tahanan pria. Informasi dari Dedi, pada saat itu ruang tahanan pria dihuni sembilan tahanan, sedangkan versi Kabid Humas Polda Sumut, tahanan berjumlah tiga orang. (rul/ken)










































