"Mereka langsung masuk dan menembak membabi buta," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Baharudin Djafar kepada detikcom, Rabu (22/9/2010), di Medan.
Penyerang juga melemparkan barang semacam bom molotov. "2 (dilempar) ke SPK (Sentra Pelayanan Kepolisian) dan 1 ke mobil patroli," kata Baharudin.
Baharudin menegaskan malam tadi petugas piket di Mapolsek berjumlah 11 orang. Empat berjaga di kantor dan tujuh berpatroli di jalanan. Sedang korban tewas terdiri dari 3 orang, yaitu Aipda Deto Sutejo dan Aiptu B Sinulingga yang ada di pos penjagaan. Sementara Bripka Riswandi ada di ruang reserse.
Sementara dalam ruang tahanan Mapolsek, ada tiga tahanan. "Satu tahanan bernama Tamba melihat satu anggota di depan ruang tahanan ditembak mati," ungkapnya.
Berondongan yang membabi buta itu menyebabkan timah panas yang bersarang di tubuh korban cukup banyak. 6 Butir pelor bersarang di tubuh Bripda Riswanda, sedangkan dia dua korban lainnya bersarang 9 lubang peluru dan 4 peluru. (mpr/nrl)











































