"Untuk Bripka Riswandi ada 5 peluru (di tubuh), dan satunya di kepalanya," ujar Kapolda Sumut Irjen Pol Oegroseno usai menjenguk 3 jenazah di RS Bhayangkara, Jl Wahid Hasyim, Medan Sumut, Rabu (22/9/2010).
Untuk dua jenazah lagi, Oegroseno hanya memperinci berapa jumlah peluru yang bersarang tanpa menyebutkan nama korban. "1 Anggota ada 9 lubang peluru, sedangkan 1 orang lagi ada 4 peluru," kata Oegroseno tanpa menyebutkan perincian tersebut pada tubuh siapa saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
Pantauan detikcom di RS Bhayangkara Medan, keluarga korban penembakan mulai berdatang ke kamar jenazah. Isak tangis pun pecah di depan kamar jenazah tempat 3 jenazah tersebut diotopsi.
"Tega sekali, kejam sekali menzalimi orang," ucap seorang ibu sambil menangis di depan kamar jenazah.
(lia/vta)











































