Hal ini ditegaskan oleh menteri agama Suryadharma Ali usai menghadiri rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (21/9/2010).
Menurut Ketua Umum PPP ini, sejak tahun 1997 hingga 2004 tercatat pembangunan masjid hanya mengalami kenaikan 64,22 persen. Jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan wihara yang mencapai 368 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara gereja kristen dari 18.977 menjadi 43.909, dengan kenaikan 131,38 persen. Untuk gereja katolik tercatat 152,80 persen kenaikan dalam kurun waktu yang sama.
"Pura Hindu dari 4.247 menjadi 24.431, kenaikannya 475,25 persen," tambahnya.
Dengan demikian, Suryadharma menyangkal jika ada diskrimasi terhadap umat tertentu dalam pembangunan rumah ibadah. Apalagi dikaitkan dengan aturan SKB 2 Menteri.
"Dilihat dari data-data ini, peraturan bersama menteri itu bukanlah peraturan yang diskriminatif. Jadi tolong jangan sampai ada pandangan yang seperti itu. Data ini menunjukkan masjid yang paling rendah," tegasnya.
(mad/lrn)










































