"Pengelola perbelanjaan telah menyepakati usulan Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan, tinggal pelaksanaannya saja," kata Direktur lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Condro Kirono, saat dihubungi wartawan, Selasa (21/9/2010).
Dia menambahkan, penutupan juga akan dilakukan pada sejumlah pintu pusat perbelanjaan lain yang kerap menimbulkan kemacetan.
"Sejauh ini penutupan pintu masuk baru diimplementasikan oleh pengelola pusat perbelanjaan Plaza Semanggi. Kami harap segera diimplementasikan oleh pengelola pusat perbelanjaan lain, agar arus lalu lintas tidak terhambat," ujarnya.
Selain rencana penutupan akses masuk pusat perbelanjaan, Polda Metro Jaya juga merencanakan penutupan pintu masuk Tol Semanggi 1 dan Pintu Masuk dan Keluar Tebet 1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Condro memperkirakan, rencana penutupan pintu tol tersebut dapat mengurangi kemacetan di Jakarta. Hal itu dipastikan dengan uji coba penutupan pintu masuk Tol Semanggi 1. "Kami harap, penutupan dapat segera dilakukan dalam waktu dekat," ungkapnya.
Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono, menuturkan, rencana penutupan pintu masuk pusat perbelanjaan dan pintu tol telah disepakati seluruh unsur pengambil keputusan.
"Dari hasil penelitian, penutupan diprediksi dapat mengurangi kemacetan. Kami harap hal ini dapat diwujudkan," kata Udar.
(ahy/lrn)










































