"Karena ini operasi rahasia. Kan dipolisi bisa saja bocor. Kalau sudah bocor percuma," ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Iskandar Hasan, di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (21/9/2010).
Iskandar berharap Kapolda Sumut Irjen Pol Oegroseno tidak tersinggung atas peristiwa ini. Karena semuanya sudah sepengetahuan Kapolri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, terkait kabar yang meyebutkan kalau Polda Sumut tidak mengetahui keberadaan para terduga teroris. Mabes mengatakan para pelaku masih dibutuhkan untuk pengembangan.
"Dibawa kesana kesini untuk pengembangan. Kan yang tahu mereka untuk menunjukan," tutupnya.
(ddt/ndr)











































