"Itu prerogratif Presiden. Sesuatu yang biasa," kata Suryadharma usai rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta (21/9/2010).
Menurut politisi PPP ini, sebagai 'pegawai' dirinya harus siap menerima apa pun keputusan dari atasan. Dalam hal ini adalah Presiden.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau bos anda sudah nggak suka atau perlu restuktrisasi ya itu sudah resiko dan itu bisa terjadi pada siapa pun," tegasnya.
(mad/mpr)










































