Eks JI: Bank Syariah Relatif Aman dari Perampokan Teroris

Eks JI: Bank Syariah Relatif Aman dari Perampokan Teroris

- detikNews
Selasa, 21 Sep 2010 11:54 WIB
Eks JI: Bank Syariah Relatif Aman dari Perampokan Teroris
Jakarta - Merampok barang milik orang yang dianggap musuh itu halal. Demikianlah yang ada di benak kelompok teroris. Toko emas hingga bank menjadi sasaran perampokan. Bank yang relatif aman dari tangan teroris adalah bank syariah.

"Perampokan itu atas keyakinan terhadap istilah fa'i yang diselewengkan," ujar mantan Ketua Mantiqi III Jamaah Islamiyah (JI) Nasir Abas dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (21/9/2010).

Istilah fa'i memang dikenal dalam Islam sebagai pampasan perang. Kelompok teroris menilai sekarang ini mereka tengah dalam situasi perang sehingga dibolehkan mengambil barang maupun harta benda milik musuh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini yang perlu diluruskan, karena mereka anggap harta milik yang kafir atau musuh halal diambil. Sering kali mereka gunakan harta rampokan untuk perjuangan," sambung Nasir.

Perampokan merupakan salah satu sumber dana teroris. Selain perampokan, kelompok teroris juga mendapatkan dana dari para donatur.

"Perampokan bukan hal yang baru, sejak tahun 2002 merampok toko emas di Serang, Banten, 2003 di Bank Lippo. Lalu perampokan toko hape pada 2005," tutur pria asal Malaysia ini.

Kini, lanjut dia, kelompok teroris tidak hanya menargetkan bank asing dalam perampokannya, namun juga bank milik pemerintah. "Kalau yang syariah, tidak diserang. Soalnya takut dosa," ucap Nasir.

(vit/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads