"Pertemuan ini sangat penting. Dan Asean-US memerlukan kehadiran kita," ujar Juru Bicara Wakil Presiden Boediono, Yopie Hidayat saat konferensi pers di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (21/8/2010).
Yopie mengatakan Boediono akan berangkat ke tempat pertemuan di New York,
Amerika Serikat pada tanggal 22 September 2010. Boediono akan memakai pesawat komersil, dengan membawa rombongan yang kecil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bapak Wapres menggunakan anggaran seefisien mungkin, karenanya kita memakai pesawat komersil dengan rombongan yang kecil," kata Yopie.
Kehadiran Boediono dalam pertemuan ini untuk menggantikan kehadiran Presiden SBY. Selain menghadiri pertemuan ini, Boediono juga akan memanfaatkan kehadirannya di Amerika Serikat untuk menggelar pertemuan dengan pengusaha untuk kepentingan investasi.
Keberangaktan pejabat negara memang akhir-akhir ini disorot tajam oleh sejumlah kalangan. Bahkan Koalisi Masyarakat Sipil saat menggelar konferensi pers di Kantor Transparency International Indonesia (TII) beberapa waktu lalu melansir dana yang dianggarkan untuk membiayai perjalanan pejabat negara, khususnya anggota Dewan ke luar negeri pada tahun ini mencapai Rp 73 miliar. Padahal anggaran untuk pos yang sama pada tahun 2005 hanyalah Rp 968,4 juta.
(gun/nwk)










































