"Kita masih menentukan apakah luka (luka tembakan) ini terjadi pada saat masih hidup atau sudah mati. Nampaknya, orang ini masih hidup," kata ahli forensik RS Pirngadi, Medan, dr Amar Singh, di RS Bhayangkara, Jalan Wahid Hasyim Medan, Sumatera Utara, Selasa (21/9/2010).
Amar mengatakan, mereka mengalami luka tembak. Tembakan tersebut juga meremukkan tulang-tulang. "Ada 3 lubang di dada dan punggung. Dua orang luka tembaknya lebih dari dua tembakan. Jenazah belum diambil keluarganya," ujar Amar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aparat kepolisian menangkap 18 orang kelompok bersenjata yang diyakini terkait teroris dalam penggerebekan di Medan pada Minggu 19 September 2010. 3 Orang tewas dalam penyergapan di Tanjung Balai, Sumut. Polisi mengatakan pelaku melakukan perlawanan bersenjata, sehingga terpaksa ditembak.
(aan/fay)











































