"Harmonisasi antara satuan Kepolisian menjadi PR Kapolri baru. Demi mengembalikan citra Polri. Tindakan yang dilakukan Densus 88 ini harus segera dievaluasi," kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane kepada detikcom, Senin (20/9/2010).
Neta menambahkan, ke depannya Polri harus solid dalam satu institusi agar bisa melakukan tugasnya untuk mengayomi masyarakat.
"Ke depannya Polri harus bisa solid agar bisa menunaikan tugasnya demi kepentingan masyarakat. Kalau mau, ya, harus dari internal dulu," imbuhnya.
Ia berharap kejadian semacam ini tidak terulang lagi, tidak hanya kepada Densus 88, ia berharap semua satuan Polri harus bisa berkoordinasi dengan baik.
"Jangan sampai terulang lagi, semuanya harus bisa berjalan dengan selaras," ujarnya.
(ayu/irw)











































