Kepala Pusdokkes Mabes Polri Brigjen Pol Musaddeq Ishak menyatakan, identifikasi selesai dilakukan pada Senin (20/9/2010) sore. Sejumlah ahli forensik ikut serta dalam proses identifikasi. Proses pengidentifikasian mencatat data primer dan data sekunder.
"Data primer yakni sidik jari, catatan gigi dan DNA. Sementara data sekunder antara lain tinggi badan, warna kulit, perkiraan umur dan ukuran sepatu," kata Musaddeq di Markas Polda Sumatera Utara (Sumut), Jl Tanjung Morawa, Senin (20/9/2010) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berkenaan dengan pemulangan jenazah kepada pihak keluarga, Musaddeq menyatakan pihak keluarga silahkan menghubungi Pusdokkes dengan membawa data pembanding. Pihak keluarga tersangka yang berasal dari wilayah Sumatera Utara diminta menghubungi RS Bhayangkara, sementara jika berasal dari wilayah luar Sumatera Utara diminta menghubungi Pusdokkes.
(rul/ayu)











































