Hal ini dibenarkan penyidik dari Unit Pidum Polresta Palembang. Mereka menjelaskan, Stefi mengoceh tidak menentu dan merasa bersalah. "Stefi sering berteriak Arsep, Arsep, Arsep," jelas penyidik, Senin (20/9/2010).
Β
Diduga, Stefi mengalami depresi dan tekanan berat selama proses pemeriksaan berlangsung selama dua hari tanpa istirahat. Sebelumnya Stefi hanya mengaku mencuri uang sebesar Rp300 ribu milik Arsep.
Arsep Pajario, merupakan wartawan Sriwijaya Post. Dia ditemukan tewas dengan kondisi membusuk pada Jumat (17/09/2010) di kediamannya di daerah Sukabangun, Palembang.
Dia baru sebulan berteman dengan Stefi, yang merupakan warga Betung, yang tengah kuliah di Medan. Awalnya Arsep diduga dibunuh dengan cara diracun, sebab tidak ada tanda kekerasan pada tubuhnya, selain limpahnya rusak.
(djo/djo)











































