"Selama ini kita tahu Kejaksaan Agung tertutup, kita juga tahu di sana tempat mafia hukum. Kalau orang luar tidak bisa mengubah bagaimana orang dalam," ujar Manager Pusat Informasi Antikorupsi TII Ilham Saenong di kantor TII, Jl Senayan Bawah, Jakarta, Senin (20/9/2010).
TII melihat, Jaksa Agung sebaiknya dipimpin oleh orang luar Kejaksaan. "Kita lihat tantangan di Kejaksaan Agung, bagaimana mereformasi kelembagaan orang yang ada di sana. Jadi bukan masalah internal atau eksternal, tapi kita harus cari orang yang menjalankan agenda reformasi di Kejaksaan," bebernya.
Ilham menilai dua calon pimpinan KPK yakni Busyro Muqoddas dan Bambang Widjojanto adalah satu figur yang tepat untuk memimpin Kejaksaan.
"Yang mana figurnya, dia harus memiliki track record menyikat mafia hukum. Mungkin salah satu dari mereka, salah satu opsi yang tepat memimpin Kejaksaan," tambahnya.
Menanggapi adanya dukungan dari sekelompok jaksa yang mendukung jaksa agung dari internal, Ilham melihat ada indikasi menutupi sesuatu di dalam internal Kejaksaan Agung.
"Karena khawatir Kejaksaan menjadi baik dan kepentingan orang banyak terganggu di sana," analisisnya.
(mpr/nrl)











































