"Kita teliti dulu memang awalnya kita mencurigai apakah ada oknum. Ini masih kita teliti," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Iskandar Hasan di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (20/9/2010).
Menurut Iskandar, senjata AK-47 buatan pabrik asli memang biasa digunakan TNI/Polri, namun bisa saja hasil dari perdagangan ilegal. "Masih kita kembangkan," ujarnya.
Bukti yang sudah disita polisi di Belawan yakni senjata AK-47, pistol jenis FN, dan setengah kotak TNT untuk bahan peledak.
Sebelumnya polisi disebut telah menangkap 7 orang. 2 Orang ditangkap di Tanjung Balai dan tewas. 3 orang ditangkap di Belawan, 2 di antaranya masih hidup dan 1 orang tewas. Kemudian Densus kembali menangkap 2 orang di warnet Marelan. Polisi juga menangkap sejumlah orang di Lampung.
(gus/fay)











































